BHI

Dari Wiki CahAndong

Langsung ke: panduan arah, cari
Bendera BHI
Bendera BHI

BHI bukanlah singkatan dari Breast Holder Indonesia tetapi merupakan sebutan untuk negara yang berisi kaum konglomerat Jancukarta Ngadikere yang kantongnya penuh sesak dengan uang dan buku deposito dibawah naungan Kasultanan BHI yang dipimpin oleh El Presidente Bahtiar.

Ciri khas mereka adalah ingin selalu terlihat kere dengan cara hanya duduk-duduk di pinggir trotoar Bunderan Hotel Indonesia setiap Jumat malam. Cangkruk di BHI adalah sebuah landmark baru kota Jancukarta Ngadikere, dimana seorang bloger yang bertandang ke Jancukarta Ngadikere namun tidak sowan ke BHI, maka dia termasuk ke dalam golongan orang-orang yang penuh kesesatan.

Daftar isi

[sunting] Arti Bendera BHI

  • Warna dasar biru melambangkan semangat
  • Lingkaran melambangkan kebersamaan dan juga roda sepeda
  • Gambar hati melambangkan cinta dan kasih sayang kepada sesama
  • Segitiga arah mata angin melambangkan keterbukaan

Bendera ini dibikinken oleh Dewa Pencipta

[sunting] Ciri Khas Warga BHI

  • Kumpulan karyawan dan juragan yang stress
  • Selalu kangen terhadap kehidupan ndeso namun sudah terlanjur kaya di kota
  • Postingan di blog ndak ada yang jelas, membingungkan, dan membodohkan
  • Gojek seputar selangkangan dan kehidupan malam
  • Blog hanya sebagai syarat untuk ikutan nongkrong

[sunting] Susunan Pemerintahan BHI

  • El Presidente Bahtiar
    Dijabat oleh Kanjeng Bahtiar Juragan Sepeda yang bergelar Panjenenganipun Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Presiden Mbunderan Hotel Indonesia Sayidin Panatablogger Bahtiar Satria Pitpancal. Setiap kali cangkruk, Pak Presiden selalu tertidur dengan gaya sleeping Budha di buk depan Plaza Indonesia.
  • Panglima Perang
    Dijabat oleh Jendral Endiks Berpangkat Cengkring. Meskipun penampilan kurang meyakinkan, namun siapa nyana dialah penggerak pembangunan kawasan Bunderan HI. Endiks merupakan jebolan Perang Piyetnam sehingga mendapatkan julukan Rambo Yang Bertaubat.
  • Panglima Kopdar
    Dijabat oleh Bebek Susiawan "Bebek" Wijaya. Beliau kini telah menjadi Panglima Kopdar di Kerajaan Surga, yang tiap hari bertemu dengan para bidadari.
  • Trio Perkosa (Persatuan Komen Saru)
    Tiga ksatria yaitu Balibul, Endiks, dan Gus Pitik yang selalu ngider menebar komen penuh kesaruan.
  • Rakyat Jelata
    Merupakan sekumpulan manusia yang haus dan membutuhkan naungan dan perlindungan dari kejamnya ibu kos dan ibukota, termasuk Mbok Wedang dan Satuan Polisi Pamong Praja yang rajin nguber-nguber penghuni bunderan lainnya.

[sunting] Pranala

Peralatan pribadi