Pocari Sweat

Dari Wiki CahAndong

Langsung ke: panduan arah, cari
Pangsit Sweet - Suplemen Lucu
Pangsit Sweet - Suplemen Lucu

Pocari Sweat adalah minuman pengganti ion tubuh asal Jepang yang menyulut skandal memalukan atas seorang menteri Kabinet JengJeng. Agar tidak melukai perasaan produsen produk tersebut, maka untuk kasus ini dibuat merek samaran yaitu Pangsit Sweet.

Daftar isi

[sunting] Tempat Kejadian Perkara

  • Bukit Thuk Stumbu, Magelang

[sunting] Korban

  • Sebotol minuman Pocari Sweat milik fotografer tak dikenal.

[sunting] Tersangka

[sunting] Tokoh lainnya

[sunting] Kronologis Peristiwa

Berikut adalah kronologis peristiwa Pocari Sweat menurut provokator, yaitu Sdr. Gunawan.

  1. Antobilang menawarkan sebotol minuman Pocari Sweat kepada jelata yang berminat.
  2. Semua jelata merespon tawaran Antobilang dengan antusias, kecuali Funkshit.
  3. Distribusi botol dikoordinatori oleh Leksa.
  4. Tiba-tiba Funkshit merasa ion tubuhnya berkurang dan dengan kalap memangsa sebuah botol Pocari Sweat.
  5. Funkshit tidak menyadari jika dia telah melakukan kesalahan dengan meminum botol minuman milik tetangga sebelah.
  6. Satu-satunya saksi mata adalah Gunawan.
  7. Demi penegakan hukum, kemudian Gunawan menjelma sebagai Mendugem yang menyebarkan Gospel (Kabar Gembira) walau sebenarnya hanya provokator yang menyebarkan berita skandal ini kepada jelata lainnya.
  8. Leksa menasehati Funkshit agar meminta maaf untuk menebus minuman yang statusnya masih haram itu.
  9. Desakan massa yang meluas melalui protes dan ejekan, akhirnya Funkshit meminta maaf kepada fotografer tak dikenal itu. Meskipun masih sangat jauh dari kesan sebuah permintaan maaf yang tulus.
  10. Kasus terpaksa selesai, dan diputuskan bahwa Funkshit menerima peristiwa musibah ini sebagai salah satu hikmah Waisak 2552 BE.

[sunting] Hikmah Waisak dan Kaitannya dengan Pocari Sweat

Dalam Sutra Mahayana BAGIAN V tersuratkan bahwa :

Hyang Buddha bersabda: Bila seseorang melakukan banyak kesalahan dan tidak merasa menyesal dan segera menghentikan pikiran jahatnya, maka akibat-akibat buruk akan berkumpul pada dirinya, bagaikan air yang mengalir ke laut, semakin hari semakin luas dan dalam. Bila seseorang telah berbuat kesalahan dan mengetahui kesalahannya lalu memperbaikinya dan akibat-akibat buruknya akan lenyap bagaikan orang sakit setelah mengeluarkan keringat, penyakitnya akan berangsur-angsur sembuh.

[sunting] Pranala

Peralatan pribadi