Warung Mak Zam

Dari Wiki CahAndong

Langsung ke: panduan arah, cari
Warung Mak Zam
Warung Mak Zam

Warung Mak Zam adalah tempat lahir Komunitas Andong. Warung ini milik ibunya Mas Is yang bernama Zamrona.

[sunting] Lokasi

Lokasi warung ini bisa dibilang strategis. Terletak di daerah Ngabean, di mana dulu lokasi ini merupakan Stasiun Ngabean. Hal ini bisa dilihat dari sebuah bangunan tua yang terletak tidak jauh dari warung ini, yang menunjukkan tanda-tanda bekas stasiun kereta api.

Lokasi ini kini menjadi tempat parkir bagi kendaraan para wisatawan yang ingin berkunjung ke Kraton Yogyakarta. Karena lokasi ini memang tidak jauh dari kraton, yaitu di sebelah barat dari kraton.

Dari perempatan Malioboro, bergeraklah ke arah barat menuju Wirobrajan menyusuri Jalan K.H. Ahmad Dahlan. Sesampai di pertigaan Ngabean belok ke selatan meyusuri Jalan K.H. Wachid Hasyim dan masuk ke area taman parkir. Dari situ warung Mak Zam akan terlihat dengan segera.

[sunting] Menu

Biasanya warung-warung bakmi selalu bergandengan dengan nasi goreng, dan makanan cina semacam cap cay, fuyung hay, dan sebagainya. Begitu juga dengan tengkleng, biasanya gandengannya adalah gule, tongseng, dan sate kambing. La di warung ini, menunya justru menggabungkan antara mi dan tengkleng. Sebuah kombinasi unik.

[sunting] Tengkleng Kambing

Tengkleng Kambing Mak Zam
Tengkleng Kambing Mak Zam

Yang istimewa adalah tengkleng kambingnya. Kalo biasanya tengkleng yang berisi tulang-tulang bersama sedikit daging kambing ini kuahnya mirip dengan kuah gule atau gulai, tengkleng Mak Zam cita rasanya mirip-mirip sop kaki kambing.

Tengkleng ini berisi berbagai bagian tulang, mulai dari iga, kaki, kepala, tulang punggung, dan bagian-bagian kambing lainnya. Bagian paling nikmat dari tulang-tulang ini tentunya adalah sumsumnya. Disedot-sedot, dan ketika sumsum ini meleleh di mulut, ada sensasi tersendiri. Nikmat!

Bagian daging yang paling enak konon adalah daging di bagian iga. Bagian ini sangat empuk, sehingga kita bisa dengan mudah memisahkan tulang iga ini dari dagingnya. Dan dalam sekejap lidah kita segera dimanjakan.

Bagi yang doyan “bersusah-susah”, bagian kaki merupakan bagian yang pantas dicoba. Bagian ini berisi urat dan otot-otot yang akan menguji kekuatan gigi kita. Bagian ini terasa keras-keras-empuk, sehingga memberikan sensasi rasa tersendiri.

Keunikan dari berbagai bagian tulang dan daging inilah yang membuat sebuah tengkleng menjadi santapan yang penuh variasi. Ada bagian yang lembut dan nikmat, lunak dan empuk, hingga bagian yang alot pun ada.

Peralatan pribadi